Setiaphari beli air Rp50-70 ribu untuk air bersih saja. Apakah PDAM tidak memikirkan kami selaku pelanggan?'' tanya Dedet. Untuk itulah, dia berharap PDAM segera turun dan melakukan perbaikan. ''Hidupkan kembali air ke rumah warga. Karena air bersih itu kebutuhan utama warga,'' ungkap dia. Saat ini, warga, sudah mengeluh dan kecewa sebagai
Sementaraitu dari Ketua BANGGAR DPRD Sumbawa Muhammad Yamin, M.Si,. mengatakan dalam aturan sebenarnya PDAM ini tidak boleh mengambil uang rakyat kalau belum bisa memberikan kepuasan masalah air. "Dirumah saya sampai hari ini airnya tidak jalan. Dulu jam 21.00 malam ada airnya keluar tapi sekarang tidak ada sama sekali.
JalaniProses Hukum, Dirut PDAM Ternate Dicopot. Pj Wali Kota Desak BPKP Audit PDAM Ternate. Utang Pelanggan PDAM Ternate Capai Rp 6 Miliar. Menanggapi hal itu, Abdul Gani Hatari menegaskan, seorang Pj Wali Kota tidak bisa memecat atau memberhentikan seorang pejabat sebelum ada Wali Kota defenitif.
Mulaihari ini air dari PDAM Kecamatan Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman, Propinsi Sumatera Barat tepatnya di gang elit nagari pauh kecamatan lubuk sikaping mati lagi, sehingga untuk keperluan sehar-hari aktivitas masyarakat terganggu, seperti mandi, memasak dan berwuduk, salah seorang jamaah musholla baiturrahman gang elit mengelukan, bahwah keberadaan air di mushalla telah habis.
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Petugas PDAM mengecek Instalasi Pengolahan Air. ilustrasi Humas PDAM Tirta Bhagasasi, Ahmad Fauzi, menjelaskan, matinya air yang dialami oleh pelanggan lantaran sedang ada pemeliharaan elektrikal. Akibatnya, listrik di Instalasi Pengolahan Air IPA Cabang Bekasi Kota dan Bekasi Timur dipadamkan. BEKASI - Pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi mengeluh lantaran air di rumahnya belum juga menyala dari Ahad 14/3 pagi hingga Senin 15/3. Salah satunya, Ari Dwibudiawati, yang merupakan warga Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. "Air sudah tiris dan belum nyala juga dari kemarin pagi," kata Ari kepada Senin 15/3. Ari mengeluh, lantaran tak ada pemberitahuan kepada pelanggan dari jauh-jauh hari. Hal ini menghambat aktivitasnya seharian."Mau ngapa-ngapain jadi takut kalau airnya habis. Dan nggak ada pemberitahuan sebelumnya," ungkapnya. Diakui Ari, peristiwa matinya air tanpa pemberitahuan sebelumnya ini bukan pertama kali terjadi. Sementara itu, Humas PDAM Tirta Bhagasasi, Ahmad Fauzi, menjelaskan, matinya air yang dialami oleh pelanggan lantaran sedang ada pemeliharaan elektrikal. Akibatnya, listrik di Instalasi Pengolahan Air IPA Cabang Bekasi Kota dan Bekasi Timur dipadamkan. "Kami beritahukan untuk pelanggan cabang Bekasi Kota, Setia Mekar, dan sebagian wilayah Rawa Tembaga Galaxy, Pekayon, Cikunir untuk sementara waktu distribusi air terganggu bahkan terhenti," kata dia. Saat ini, lanjut dia, tim teknik distribusi sudah standby di lapangan untuk melakukan wash out di beberapa titik untuk meminimalisir adanya tekanan kosong angin sehingga air ke pelanggan dapat mengalir lebih cepat. "Untuk saat ini IPA sudah mulai beroperasi dan pompa distribusi sudah mulai di jalankan dan supply air ke pelanggan perlahan lahan sudah mengalir," ujarnya.
MALANGTIMES - Beberapa hari terakhir, warga di sebagian wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mengeluhkan kondisi air PDAM yang tidak mengalir. Bahkan, keluhan tersebut juga masih disampaikan hingga Kamis hari ini 10/10. Sebenarnya, melalui akun media sosial Twitter pdammalangkota, informasi akan terjadi gangguan sarana air telah disampaikan sejak 6 Oktober lalu. Daerah yang terkena dampak itu antara lain Ki Ageng Gribig, Jl KH Malik, Jl Mayjen Sungkono, Jl Kiai Parseh Jaya, Perum Green Living, Bumiayu, Arjowinangun, Jl Segaran, Jl Muharto, Jl Lowokdoro, hingga kawasan Sawojajar. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji secara langsung meninjau ke lokasi PDAM Kota Malang. Setelah melakukan pengecekan, ternyata terdapat kebocoran pipa yang akhirnya berdampak pada 26 ribu pelanggan PDAM. "Karena kemarin itu kan ada 26 ribu pelanggan yang terdampak. Tadi pagi saya cek ke sana PDAM Kota Malang. Ternyata ada kebocoran pipa. Itu terjadi dari arus yang atas terlalu tinggi sehingga meletus," ujar dia saat ditemui di Balai Kota Malang, Kamis 10/10. Sutiaji menjelaskan, selama ini pipa-pipa yang terpasang tersebut hanya berkapasitas menampung jumlah tekanan debit air 10. Tapi tekanan debit naik ke angka 13. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor kebocoran pipa itu hingga berdampak tidak ada aliran air. Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Aji ini mengungkapkan, upaya untuk mengantisipasi kebocoran pipa telah dilakukan. Bahkan, penggantian pipa baru yang merupakan bantuan dari Kementerian PU juga sudah dipasang. Hanya, terjadi kesalahan dalam pemasangan yang diakuinya terbalik sehingga tidak sesuai peruntukan. "Sebetulnya sebelum bocor besar, sudah diantisipasi. Tapi ternyata dari debit air yang meninggi itu akhirnya sudah mencuat duluan dan menyebabkan gangguan. PDAM sudah ada alat dektektornya. Ketika rawan, sudah tahu," imbuhnya. Sutiaji menginstruksikan kepada PDAM Kota Malang untuk mempercepat proses normalisasi. Saat ini, proses tersebut tengah dilakukan petugas PDAM Kota Malang. Paling tidak hingga nanti malam, ia menginginkan semua wilayah yang terdampak sudah aman dan teraliri air."Saya minta malam ini insya Allah sudah semua. Sebanyak 26 ribu yang terdampak sudah selesai. Mestinya memang sampai 6 hari, tapi terakhir saya minta nanti malam ya," pungkasnya.
AMLAPURA- Sejumlah warga di Dusun Abang Kelod, Desa Abang, Kecamatan Abang dibuat pusing. Ini lantaran air PDAM di daerah tersebut mati sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini pun membuat warga susah karena tak mendapat pasokan air itu datang dari salah seorang warga setempat bernama, I Nyoman Kantun. Kantur mengatakan, sudah tiga hari air PDAM tidak mengalir ke rumahnya. “Sejak tiga hari air PDAM tidak mengalir ke rumah saya. Akibatnya saya harus meminta air ke tetangga yang mempunyai sumur galian di rumahnya,” kata hal ini, Perbekel Desa Abang I Nyoman Sutirtayana, membenarkan bahwa warga di desanya kini kesulitan air bersih setelah air dari PDAM tidak mengalir. Kondisi ini membuat warga kelimpungan. Terutama warga yang tidak memiliki tempat penampungan air atau sumur rumahan. “Mengenai penyebab kenapa air tidak mengalir saya kurang tahu, tapi biasanya jika air PDAM tidak mengalir pasti karena ada masalah kerusakan pipa atau yang lainnya,” berharap matinya air PDAM ini tidak berlansung lama. Sehingga pihaknya meminta warga untuk bersabar sembari menunggu perbaikan dari pihak PDAM. “Mungkin ada kerusakan dan kami menunggu perbaikan. Semoga ini tidak lama,” harapnya. Terkini
kenapa pdam mati hari ini